MEGAMPO Kasus penipuan online di Indonesia dilaporkan mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Kepolisian menyebut, modus yang digunakan pelaku semakin beragam dan canggih, mulai dari phishing, investasi bodong, hingga penipuan belanja online. Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, sudah ribuan laporan masuk terkait penipuan berbasis digital. Salah satu faktor utama meningkatnya kasus ini adalah tingginya aktivitas masyarakat di dunia maya, terutama melalui media sosial dan aplikasi e-commerce. “Pelaku biasanya memanfaatkan ketidaktelitian masyarakat saat bertransaksi online. Mereka menyebar link palsu, menawarkan investasi dengan iming-iming keuntungan besar, hingga menyamar sebagai pihak resmi dari sebuah instansi,” jelas Kepala Divisi Humas Polri.